syarat baru bola sepak

Abdullah al-Najdi, mufti saudi, menyarankan pemuda muslim untuk menghindari bermain 
sepakbola kecuali dalam kondisi tertentu saja. Menurutnya, jika pemuda Islam ingin bermain 
sepak bola, peraturan dari permainan harus diubah sehingga tidak menyerupai permainan 
orang kafir. Seperti penalti, tendangan sudut, dan bola keluar, yang semua peraturan ini 
diciptakan oleh orang-orang kafir, maka tidak boleh digunakan dalam permainan lagi.
Mufti Al-Najdi mengatakan, pemain sepak bola dalam sebuah tim harus lebih atau kurang dari

11 orang untuk menghindari kemiripan dengan orang-orang kafir dan mereka harus bermain 
dengan pakaian yang cocok untuk kaum muda muslim yakni pakaian sehari-hari dan 
menghindari mengenakan seragam.Dia lebih lanjut mengatakan bahwa pertandingan sepak 
bola tidak perlu wasit yang memutuskan hukuman teknis seperti penalti, bola keluar, dan 
tendangan sudut. “Jadi jika salah satu pemain mencetak gol, tak perlu memeluk rekannya. Tak 
perlu bersuka cita karena ini seperti yang dilakukan Amerika dan Prancis,” tutur Al-Najdi.
Jika salah seorang pemain merasa lelah, ia mengatakan tak perlu ada pemain pengganti. 
Kelelahan itu diatasi dengan mengganti posisi pemain. 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Komen anda: